Langsung ke konten utama

Kembali Terjadi ABK WNI Meninggal Dunia, Akibat Dianiaya Oleh Mandor Kapal China.


DETIKBMI.COM - Direktorat Reserse Pidana biasa (Ditreskrimum) Polda Kepri membekuk 6 orang perekrut 22 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang dipekerjakan di kapal ikan Cina Lu Huang Yuan Yu 117 dan Lu Huang Yuan Yu 118, Selasa (20/ 7/ 2020) kemarin.

Keenam terdakwa dibekuk di Tegal, Jawa Tengah( Jateng) serta langsung dibawa ke Batam, Kepri buat proses penyelidikan.

Keenam terdakwa diantara lain Harsono (36), Taufiq Alwi (40), Totok subagyo (61) serta Laila Kadir (54).

“Sedangkan dua orang tersangka lainnya Sutrisyono (55) dan Mohamad Hoji (60) diperiksa di Polres Tegal, Jateng,” kata Direktur Ditreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Darmanto melalui telepon, Minggu (26/7/2020).

Arie berkata pengungkapan permasalahan ini berasal dari koordinasi Polda Kepri serta Polda Jateng bersama Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Bareskrim Polri yang melaksanakan pengembangan kepada meninggalnya Hasan Arfandi (27), ABK kapal ikan Cina yang diprediksi akibat perlakuan penganiayaan oleh kapten kapal.

Sesudah mengambil keputusan atasan kapal Lu Huan Yuan Yu bagaikan tersangka penganiaya yang berdampak meninggalnya korban, regu fokus mencari industri pengirim puluhan TKI ilegal ke kapal Tiongkok.

Hasil pencarian ditemukan 4 perusahaan yang jadi dalang perekrut ABK itu di Jawa Tengah.

“Hasil penyelidikan, tim mengamankan keenam tersangka di Kabupaten Tegal, Jateng,” katanya.


Dicurigai libatkan jaringan internasional

Polisi menduga terdapat keikutsertaan 4 perusahaan di Indonesia dalam agen TKI ke luar negara tanpa dokumen sah.

Perusahaan itu, antara lain PT Mandari Tunggal Abadi mengirim 12 orang TKI, PT Gigar Marine International mensuplai 5 ABK, PT Novarica Agatha Mandiri 4 WNI serta PT MJM Abdi Baruna mengirim seorang ABK.

“Keenam tersangka yang diamankan terdiri dari direktur dan komisaris di empat korporasi tersebut. Kasus ini diduga melibatkan korporasi yang berada di Singapura sebagai tujuan awal para ABK dikirimkan yang tengah diselidiki yang bekerjasama dengan Interpol,” kata Arie.

Para tersangka mempunyai kedudukan berbeda dalam melaksanakan aksi rekrutmen WNI.

Hasil pengecekan izin keempat industri fiktif dan tanpa izin pembedahan dari departemen terkait.

Dari tangan para tersangka, polisi sukses mengambil 66 keping paspor, 37 lembar buku pelaut, dokumen industri, arsip perizinan industri yang sudah kedaluarsa, 5 lembar akad kontrak serta buku tabungan bank.

Atas perbuatannya, terdakwa bos kapal Lu Huan Yuan yu 118 dijerat dengan pasal pembunuhan, sebaliknya 6 orang terdakwa yang lain dijerat pasal 10 UU RI No 20 Tahun 2007 mengenai TPPO dengan bahaya kejahatan maksimum 20 tahun penjara dan denda Rp5 miliyar.

Source: Kompas.com

Postingan populer dari blog ini

TKI sekarang di Taiwan Yang Telah Bekerja 6 Tahun yah Akan Di Gaji NTS 41.393 (19 Juta) Sektor Industri dan NT$32.000 (14,9 juta) Sektor Pengasuh, Ini RUU nya

www.hellobmi.xyz - Kabinet pada Selasa (15/5) mengumumkan langkah-Iangkah untuk memungkinkan para pekerja migran muda dan mahasiswa internasional untuk tinggal di Taiwan sebagai pekerja menengah terampil untuk membantu mengisi kekurangan tenaga kerja karena tingkat kelahiran di Taiwan yang menurun. 
Menurut rancangan undang-undang imigrasi ekonomi, tindakan ini bertujuan untuk mempertahankan siswa luar negeri yang sekolah di Taiwan tingkat menengah atau kejuruan dan pekerja migran dengan enam tahun pengalaman kerja di Taiwan agar tetap mau bekerja di Taiwan dan menjadi tenaga kerja tingkat menengah. 
Siswa internasional yang terdaftar dalam program pendidikan tertentu, seperti Sekolah Pelatihan Kejuruan Luar Negeri atau Kursus Kerjasama Industri-Universitas yang dirancang untuk pemuda dari Asia Tenggara dan negara-negara Asia Selatan juga memenuhi syarat untuk mendapatkan status pekerja menengah. 
Jika RUU itu diloloskan Legislatif seperti yang diusulkan, warga Hong Kong dan Macau yan…

PMI Bekerja Merawat Akong Di RS Statusnya Kaburan, Difonis Terkena Infeksi Virus Corona Buat TKI Hati-hati Dan Lebih Waspada

DETIKBMI.COM - Seorang tenaga kerja wanita yang bekerja sebagai pengasuh migran yang bertugas untuk menjaga seorang pria berusia delapan puluhan yang merupakan kasus virus corona asal Wuhan, China ke-27 yang dikonfirmasi di Taiwan telah didiagnosis sebagai pasien ke-32 yang positif terinfeksi virus corona di negeri Formosa.

Sebagai mana yang dilansir dari media (Taiwannews) Rabu (26/2) Pihak CECC Taiwan mengumumkan pada hari Rabu bahwa pihak rumah sakit harus meminta pengunjung mendaftarkan data diri mereka sebelum mengizinkan mereka untuk bertemu pasien atau kerabat mereka yang dirawat di rumah sakit sebagai upaya pendataan dan antisipasi penyebaran wabah virus corona asal Wuhan. China.

Sejak kasus virus corona asal Wuhan, China ke~27 diumumkan, istri, dua putra, dan seorang cucu pasien yang baru berusia 11 tahun juga dinyatakan positif terkena virus itu. Bocah itu mungkin tertular wabah COVID-19 selama kunjungannya ke rumah sakit tempat kakeknya dirawat dan kemudian mengambil kelas …

Berduka Cita ABK Indonesia Meninggal Dunia Diduga Kapal An Fong No 116 Taiwan Diterjang Ombak Besar Sa'at Berlayar

DETIKBMI.COM- Telah terjadi sebuah kecelakaan Kapal China yaitu kapal An Fong 116 dimana kecelakaan tersebut mengakibatkan sejumlah orang terluka parah serta meninggal dunia. Kejadian tersebut terjadi pada 16 Januari 2020.

Jenis kapal tersebut adalah kapal panjang dimana kapal tersebut berbendera Cina Taipei yang disahkan oleh anggota Cina Taipei (IRCBL2112)

Nomor pendaftaran CT8-0112
Port of Registry Kaohsiung Jenis Kapal LIFT NETTERS - menggunakan jaring yang dioperasikan dengan kapal (NB) Line vessel nei (LOX).

Kapal tersebut dikabarkan menabrak ombak yang terjadi disekitar perairan Negara Korea. Dimana setelah kejadian tersebut sejumlah anak buah kapal mengalami luka ringan hingga meninggal dunia yang diakibatkan oleh adanya benturan terhadap kapal tersebut hingga terdapat anak buah kapal yang hilang terjatuh di laut tersebut karena goncangan ombak.

Karena begitu dahsyatnya ombak tersebut terdapat sejumlah korban yang begitu banyak diantaranya adalah anak buah kapal asal filipina …