Sebuah Pabrik Obat Taiwan Telah Berhasil Mengembangkan Obat Virus Antivirus Versi 2,0 Terhadap Virus Corona - DETIK BMI

Sebuah Pabrik Obat Taiwan Telah Berhasil Mengembangkan Obat Virus Antivirus Versi 2,0 Terhadap Virus Corona

https://www.detikbmi.com

DETIKBMI.COM - Epidemi pneumonia Wuhan terus menyebar hingga kini bahkan sampai sekarang jumlah korba terus bertambah, di seluruh dunia bekerja keras untuk mengembangkan obat-obatan terapeutik. Dikutip dari (Yahoonews) Sabtu (8/2) Beberapa hari yang Ialu, daratan Cina mengusulkan bahwa "ritonavir" efektif untuk pengobatan klinis pneumonia Wuhan, dan perusahaan bioteknologi swasta Taiwan berhasil mengembangkan versi 2.0, berharap dapat berkontribusi pada pencegahan pneumonia Wuhan atau di sebut virus corona.

Dua minggu lalu, dokter China mengkonfirmasi bahwa mereka memberikan obat anti-HIV kepada pasien dengan corona virus baru di Beijing berdasarkan penelitian yang diterbitkan pada Tahun lalu 2004 setelah epidemi sindrom pernapasan akut (SARS) yang parah kemudian berakhir.

Penggunaan simultan lopinavir dan ritonavir dapat mengurangi jumlah
sel HIV dalam darah pasien, menghambat kemampuan virus untuk berkembang biak dan menyerang sistem kekebalan tubuh pada manusia. Menurut laporan "Freedom Times", perusahaan bioteknologi rakyat Taiwan juga telah mengembangkan "ritonavir 2.0 versi" berdasarkan kemanjuran ritonavir.

Dr. Zhu Zhijie, seorang peneliti senior, menunjukkan bahwa ritonavir pada awalnya adalah obat anti-AIDS dan merupakan nama ilmiah. Obat, ritonavir asli adalah obat molekul kecil antivirus. Kelarutan obat itu buruk, dan akan ada masalah penyerapan yang buruk oleh tubuh manusia.

Tim berhasil meningkatkan kelarutan dan kemanjuran obat melalui nanoteknologi, dan mengembangkan ritonavir. Dalam versi 2.0, adalah kewajiban negara jika mereka membutuhkannya untuk bekerja sama dalam pengembangan obat-obatan.

Himbauan Buat TKI 



Terus menjaga kesehatan dan selalu mencuci tangan jika sudah selesai aktivitas kerja lebih bagusnya menggunakan alk0h0l anti septik. Sifatnya virus corona tersebut sangat mematikan hingga kini korban terus bertambah, bahkan dokter spesialis Cina (Li Wenliang) beliau  mewarat pasien yang terkena infeksi virus corona telah meninggal dunia pada hari kemarin, diduga terkena infeksi virus.

Selalu kenakan masker jika berpergian demi mencegah dari virus corona, dan hindari dari keramaian karena kita tidak tahu jika ada salah satu orang yang sedang terinfeksi virus corona.

Maka dari itu kita mencegah dan menghindari dari keramaian, kita tetap waspada dan menjaga diri masing-masing dan tetap berdoa semoga kita di hindari dari virus corona selagi kita masih bekerja mengadu nasib bekerja diluar negeri.



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1