Seorang TKI Bekerja di Singapura Bobol Brangkas Majikan Berhasil Membawa Uang 135 Juta, Hidangkan Air Kencing Sampai Darah Haid Untuk Sihir Majikan

Seorang TKI Bekerja di Singapura Bobol Brangkas Majikan Berhasil Membawa Uang 135 Juta, Hidangkan Air Kencing Sampai Darah Haid Untuk Sihir Majikan


DETIKBMI.COM - Bekerja di negeri orang memang tak mudah, bahkan ada yang sampai meninggal dunia di tempat perantauan.

Terkadang juga ada yang sukses di tempat perantauannya untuk mengadu nasib hingga bisa menjadi orang yang kaya raya saat pulang ke kampung halaman. Namun berbeda dengan kisah salah satu Tenaga Kerja Indonesia (TKl) yang baru-baru ini di Singapura.

TKI Diana hebohkan publik Negeri "Singapore" setelah didakwa telah  mencampuri nasi dan air yang dihidangkan untuk para keluarga majikannya dengan air kencing, ludah, dan darah ha*d.

Dilaporkan Channel News Asia Senin (14/1/2020), perbuatan keji itu dilakukan bulan Agustus 2019 Ialu di Punggol, Singapura Utara.

Keluarga majikan satu rumah ada enam orang itu memakan dan meminum air kencing dan hidangan yang sudah di campur-campur tersebut tanpa mencurigai perbuatan Diana.

Dalam sidang, TKI Diana mengakui mencampur nasi dan minuman dengan air kencing hingga darah h*id supaya majikannya tak memahami dan nurut biar baik segelanya.

Pengadilan menyatakan, Diana terbukti menggasak uang tunai dari brankas majikannya sebanyak lima kali dalam kurun waktu Agustus 2017 hingga Juni 2018.

Brankas itu bisa dia buka setelah menebak kode dari hasil mengamati  sang majikannya yang sering membuka iPad menggunakan secret key.

Dia kemudian mengirim uang curian sebesar 13.300 Dollar Singapura, atau sekitar Rp one hundred thirty five juta itu ke keluarganya di Indonesia.

Dikutip Waterways Times, tidak dijelaskan bagaimana akhirnya perbuatan TKI itu terkuak. Namun, majikannya melapor ke polisi pada 6 Oktober 2019 lalu.

Dalam persidangan, TKI Diana mengakui dan menyesali perbuatannya, dan meminta maaf kepada keluarga majikannya dari lubuk hati withering dalam.

"Saya memiliki seorang anak dan ibu yang sedang sakit keras di Indonesia." ujar Diana sebagai pembelaan dalam persidangan,

Diana, melanjukan dia adalah satu-satunya pencari nafkah keluarga. Dia terpaksa mencuri uang karena kesulitan finansial keluarganya.

Berdasarkan dokumen pengadilan, TKI Diana juga berusaha membela diri dengan menyatakan tidak pernah berbuat kriminal selama di Indonesia.

Sekretaris Pertama Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Singapura Budi Kurniawan mengatakan, mereka sudah menjalin komunikasi dengan kepolisian setempat.

"saat ini KBRI Singapura mengatakan  sedang menjalin komunikasi dan berusaha berkoordinasi dengan Kepolisian Singapura terkait perkembangan kasus TKI Diana dan akan memberikan akses Kekonsuleran kepada Diana," jelasnya.

LihatTutupKomentar