Seorang Bocah 9 Tahun Berenang di Sungai Diterkam Buaya, Kemudian Kakak Korban Nekat Melakukan Aksi Diluar Nalar

Seorang Bocah 9 Tahun Berenang di Sungai Diterkam Buaya, Kemudian Kakak Korban Nekat Melakukan Aksi Diluar Nalar


DETIKBMI.COM- Kisah nyata ada Seorang bocah 9 tahun selamat dari maut setelah diterkam oleh buaya di sungai tempatnya berenang. Diketahui korban itu sedang bersama kakak dan teman-temannya sedang berenang di sungai dan hendak naik ke permukaan karena menjelang maghrib.

Namun mendadak, se,ekor buaya tersebut tiba-tiba menerkam remaja tersebut  posisinya di bagian leher dan dada hingga membuat kakak dan teman-temannya beraksi. Diketahui peristiwa ini dialarni oleh seorang remaja berinisial DF (9), warga RT 18 Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara, Bontang.

Sebagai mana yang dilansir dari Tribun Kaltim dalam artikel 'Bocah tersebut Diterkam Buaya di Bontang Selamat, Begini Aksi Heroik Kakak dan Teman-teman Selamatkan Korban' berikut kronologinya.
Peristiwa tak terduga tersebut bermula ketika tujuh anak berenang di kawasan Rawa Bakau Lok Tuan Bontang pada Rabu (15/1).

Dituturkan Bhabinkamtibmas
Loktuan, Aipda Ahmad Bajuri mengatakan lokasi-lokasi pada waktu penerkaman buaya tak jauh dari rumah korban. Sa'at itu, DF sedang bersama kakaknya kemudian teman-temannya sedang berenang di area rawa bakau namun pada sekitar pukul 18.10 Wita atau menjelang maghrib.

Karena waktu sudah menjelang maghrib. Sekitar ada dua anak lebih dahulu meninggalkan tempat kejadian menyisakan empat orang, termasuk korban dan kakaknya. Hingga akhirnya korban dan teman-teman Iainnya pun ikut naik kedaratan.

Sa'at itu posisi korban ia sedang berada di paling belakang, dan sementara kakak korban sudah berada di atas jembatan. Dari atas jembatan, kakak korban berteriak kepada adiknya karena me|ihat sesuatu yang bergerak ke arah adiknya.

la pun menyuruh sang adik untuk segera keluar dari air karena seekor buaya menghampirinya. Namun, peringatan tersebut sia-sia lantaran hewan buas tersebut berhasil menerkam bagian leher dan dada korban.

Beruntung korban saat itu berpegangan kuat di tiang jembatan sehingga tak terseret buaya. Sementara kakaknya yang melihat dari atas jembatan Iangsung terjun ke air dan memukul buaya tersebut.

Aksi heroik lainnya juga dilakukan teman-teman korban yang dengan cepat mengambil balok ulin dan menghantamkannya ke tubuh buaya. Buaya yang semula menempel erat di tubuh korban akhirnya melepaskan gigitan dan pergi menjauh.

"kakaknya turun ke bawah. Dipukul buaya itu sampai Iepas. Temannya bawa kayu balok ulin, juga ikut hantam buaya itu. Lari buayanya," ujar Aipda Ahmad Bajuri.

Belakangan diketahui, korban rupanya juga sempat bertarung melawan buaya yang menggigitnya itu. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka gigitan di bagian leher dan punggung, juga luka cakar pada bagian dada.

Aipda Ahmad Bajuri melanjutkan, ia menyebut usai selamat dari terkaman buaya, korban pulang ke rumah tak melapor kepada orangtua. la langsung mandi, bersiap pergi ke masjid untuk melaksanakan ibadah shalat Maghrib.

"Bapaknya melihat baju korban berlumur darah. Ditanya, baru jujur dia kalau habis digigit buaya di dekat rumahnya,” katanya.

LihatTutupKomentar